Langkah Tepat Menanamkan Karakter Kepribadian Pada Anak Semasa Tumbuh Kembang

Langkah Tepat Menanamkan Karakter Kepribadian Pada Anak Semasa Tumbuh Kembang

Bekal anak dimasa depan selain tubuh yang sehat adalah karakter atau kepribadian anak. Cara anak membawa diri dan mengatasi berbagai permasalah menjadi kunci kesuksesan anak kedepannya. Dalam memberikan bekal tersebut, orang tua akan mendampingi anak dan mengajarkan berbagai kegiatan yang bisa membangun karakter anak dalam tumbuh kembangnya.

Dalam pengembangan karakter anak, perlu diajarkan berbagai perilaku dan cara membawa diri yang tepat. Peran orang tua cukup besar dalam kegiatan ini. Anak cenderung menghabiskan banyak waktu dengan keluarganya. Sehingga orang yang sering ditemui anak dalam keseharian sendiri adalah orang tua dan mereka cenderung sering meniru kebiasaan orang tua mereka maupun orang disekitar mereka. Sebab itu, pendampingan dalam membangun karakter anak diperlukan.

Apa saja yang perlu dilakukan dalam membangun karakter anak? Berikut merupakan beberapa rekomendasi kegiatan yang bisa dilakukan anak dalam membentuk karakter.

  1. Memberikan waktu bermain. Kegiatan bermain pada anak bisa dijadikan sebagai sarana pembangun karakter anak yang cukup baik. Terlebih bila anak bermain bersama dengan teman sebayanya. Tentunya kegiatan bermain akan semakin menyenangkan dan anak bisa belajar sosialisasi. Melalui kegiatan ini, anak belajar banyak karakter kepribadian.
  2. Menceritakan kisah edukatif. Membacakan dongeng anak melalui lisan maupun visual bisa membantu anak memiliki karakter yang baik. Anak juga bisa mulai mengerti mana perbuatan yang baik dan tidak. Dengan begitu anak menjadi tahu bagaimana cara bertindak dan bersosialisasi yang baik dengan temannya.
  3. Menerapkan sikap disiplin. Anak perlu memiliki sikap disiplin dalam mempermudah kegiatan yang dilakukannya. Sikap disiplin sendiri bisa diajarkan pada anak sedini mungkin dengan mencontoh perilaku orang tuanya dan dibiasakan sedari dini. Anda juga perlu menerapkan beberapa peraturan di rumah yang perlu dipatuhi anak agar anak memiliki disiplin diri.
  4. Bermain bersama anak. Dalam masa tumbuh kembangnya, anak memerlukan dukungan orang tuanya dalam menjalani kegiatan. Menyempatkan waktu untuk anak dengan bermain bersama atau mendengar keluh kesahnya akan menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi anak. Dengan begitu anak akan menjadi merasa penting dan dianggap keberadaannya. Selain itu kegiatan bermain bersama anak juga membuat hubungan orang tua dan anak semakin dekat dan membangun kepercayaan anak.
  5. Mengajarkan anak tanggung jawab. Karakter tanggung jawab dan hak penting diajarkan pada anak dari kecil. Pengenalan tanggung jawab pada anak bisa dilakukan dengan memberikan mereka tanggung jawab kecil seperti merapikan mainannya ataupun bertanggung jawab atas pilihannya.
  6. Mengajarkan anak berterima kasih., tolong, dan meminta maaf. Magic words tersebut dibutuhkan anak dalam menjadi bagian di lingkungannya. Anak perlu mengucapkan maaf ketika sedang melakukan kesalahan dan berusaha memperbaiki kesalahan. Kegiatan ini perlu ditanamkan pada anak sedini mungkin. Kata tolong juga penting diucapkan anak saat meminta sesuatu begitupun terima kasih. Kegiatan ini bisa terealisasikan dengan membiasakan anak dalam melakukannya.

Parenting